Senin, 12 Januari 2015

ARTI KATA IDEOM BAHASA INGGRIS DALAM LINGKUNGAN AKDAMISI 
ISTILAH SDM, MANAJEMEN OPERASI, STRATEGI, SDM DAN UMUM

Rangkuman istilah ini saya temukan dalam membaca jurnal internasional yang berbahasa inggris, kendati beberapa istilah (ideom) berikut ini merupakan kata bahasa inggris, namun mengartian (tranalate) langsung ke bahasa Indonesia menggunakan kamus, tidak seuai.

Istilah Manjemen Operasi:

Agile Manufacturing adalah suatu proses manufaktur yang cerdas/tangkas, yaitu: Strategi manufaktur tingkat perusahaan, dalam memperkenalkan produk, produk baru pada pasar yang cepat berubah; dan Kemampuan organisasi untuk berkembang dengan cepat dalam suatu lingkungan kompetitif (yang dikarakteristikkan oleh perubahan yang terus menerus dan terkadang tidak dapat diramalkan)

Anteseden, biasanya yang dimaksud suatu Variabel Anteseden, namun sering digunakan langsung sebagai "anteseden"  yaitu variabel yang mendahului variabel independen (eskogen), dimana variabel indepennt tersebut mempengaruhi (diduga) variabel dependent (endogen), atau penelusuran hubungan kausal yang lebih mendalam antara variabel. Mirip dengan variabel antara (moderating atau interpreting), naun bila variabel antara berada diantara variabel pokok, maka  variabel anteseden mendahululi variabel independent: Q (Variabel Anteseden) x (Variabel Independent) Y (Variabel dependent)

Decoupling Point atau disebut juga Order Penetration Point (OPP) adalah titik temu dimana suatu kegiatan yang terlibat dalam Proses Supply Chain bisa dilakukan atas dasar Strategic Fit perusahaan dan dari mana kegiatan produksi harus ditunda sampai ada ukuran permintaan yang pasti dari pelanggan.

lean and agile  kedua kata tersebut sering digunakan bergandengan dan kadang juga terpisah, serta terkadang menjadi satu rangkaian kalimat dengan kata lainnya, terkdang juga menjadi kata yang mandiri. bagi pembaca yang jarang dan tidak konsentrasi di manajmen operasi tentu kesulitan mengartikan kata ini bila berdiri sendiri.
lean and agile  sering diartikan sebagai ramping dan lincah, misalkan dalam kalimat: rantai pasokan yang ramping dan lincah (lean and agile supply chain)

Lean merupakan suatu konsep untuk melakukan lebih dan lebih dengan sedikit human effort, sedikit peralatan, sedikit waktu, sedikit ruang, dalam memenuhi apa yang diinginkan konsumen.

Lean Production: suatu perubahan dari produksi massal yang mana pekerja dan work cells dibuat lebih fleksibel dan efisien, dengan memakai metode ymengurangi segala bentuk waste

Istilah Keuangan:


idiosyncratic, dalam bahasa Indonesia digunakan kata idiosinkratis, namun arti kata dalam bahsa indonesia cenderung diartikan dari sisi psikoloig kesehatan yaitu karakteristik temperamen atau hipersensitif terhadap obat/makanan, dsb. Namun bila istilah ini ditemua dalam jurnal keuangan, mka aakan sangat berbeda atinya, biasa menjadi satu kalimat dengan kata risk, idiosyncratic risk diratikan dalam bahasa Indonesia sebagai Resiko tidak systematis atau unigue risk atau resiko individual saham, suatu resiko yang tidak disebabkan oleh pengaruh pasar, melainkan resiko yang dipengaruhi oleh karakteristik perusahaan tersebut seperti resiko dari struktur modal, kebijakan pendanaan, pemegang saham, dsb.



Istilah umum:

Affectivity, kebanyakan kamus tidak bisa mengartikannya secara langsung dalam bahasa Indonesia, namun kadang digunakan kata yang mendekatinya yaitu affected atau to affect yang diartikan sebagai "pengaruh" (ter, di, mem) atau juga ditimpah, dilanda, dsb. Dalam Jurnal kata ini digunakan selain di jurnal ekonomi, juga banyak di jurnal psikologi, dalam jurnal biasanya ideom "Affectivity" ini lebih sesuai diartikan sebagai "afektif " yang dalam kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai hal yang berkenaan dengan perasaan (spt takut, cinta); atau mempengaruhi keadaan perasaan dan emosi; atau juga mempunyai gaya atau makna yg menunjukkan perasaan (tt gaya bahasa atau makna)   

Ambidextrous, biasa juga ditulis  Ambidexterity adalah istilah untuk menyatakan kondisi yang bisa menggunakan atau memanfaatkan kedua fungsi .
Dalam praktek kehidupan diartikan orang yang ambidextrous adalah orang yang dapat menggunakan kedua tangannya (kanan dan kiri) untuk bekerja dengan sempurna.


Bias, bila menggunakan google transalate diartikan langsung sebagai bias (kata serapan asing), dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai penyimpangan, sementara dalam kamus bahasa ingrris diartikan sebagai prasangka. Namun dalam banayak jurnal asing sering kita temui kata bias yang tidak sesuai dengan makna atau arti yang dimaksud, kata "bias" lebih tepat bila diartikan sebagai dugaan, misal dalam kalimat "This paper looks at the asset correlation bias . . .. artinya adalah makalah ini membahas dugaan korelasi aset . . . . .

Construct secara harfiah dapat kita artikan kerangka bangun, di kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) diartikan konstruksi sebagai susunan (model, tata letak) suatu bangunan (jembatan, rumah, dsb), namun dalam jurnal biasanya yang dimaksud konstruk tersebut adalah variabel, misalkan: " three dimensions in a uni-dimensional construct or five dimensions in a multidimensional construct".

Continuum bahasa indonesia adalah kontinum, di kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai rangkaian, namun terkadang kurang sesuai juga dalam kontek kalimat bahasa inggrisnya, sehingga bisa berarti berkelanjutan atau bertahap.

Counter-Cyclical
Istilah ini banyak ditemui dalam kontek makro ekonomi, kendati juga digunakan dalam aspek ekonomi lainnya seperti diperbankan dengan istilah countercyclical capital buffer  dan di pasr modal dengan istilah Counter Cyclical Stockss dan di moneter dengan istilah Counter-cyclical monetary policy.
Kendati berbeda artinya secara spesifik sesuai kontek masing-masing, namun pada umumnya yang dimaksud countercyclical adalah korelasi negatif atau bertolak belakang dengan kondisi atau prinsif atau teori ekonomi.
Contoh: 
 Counter Cyclical Stockss · Saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum
 Counter-cyclical monetary policy: Mendorong kegiatan ekonomi menuju titik ekstrim

Pro-Cyclical
Istilah ini banyak ditemui dalam kontek makro ekonomi, kendati juga digunakan dalam aspek ekonomi lainnya seperti diperbankan, pasr modal dan moneter.
Kendati berbeda artinya secara spesifik sesuai kontek masing-masing, namun pada umumnya yang dimaksud procyclical adalah korelasi positif atau sejalan dengan kondisi umumnya atau prinsif atau teori ekonomi.

Embeddedness  dalam terjemahan diartikan menanamkan, melekatkan, menancapkan. Namun sering tidak sesuai bila dalam suatu narasi hasil translate, biasanya diartikan sebagai "keterlekatan" suatu istlah dalam sosiologi ekonomi, bakan disebut pula sebagai konsep keterlekatan.

 Endogenitas atau endogeneity  adalah kendati belum ada definisi yang formal di kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), dapat diartikan untuk manyatakan kondisi ketergantungan atau dipengaruhi, bila dalam kontek varibal maka dapat diartikan sebagai variaberl terikat atau dependen variabel.

Exante atau sering juga ditulis ex ante, menurut Wikipedia ex ante diartikan sebagai sebelum acara, hasil dari suatu tindakan tertentu, atau serangkaian tindakan, diperkirakan di depan (atau dimaksudkan). istilah Ex-ante sering digunakan bidang keuangan atau komersial, di mana hasil dari suatu tindakan tertentu, atau serangkaian tindakan, diperkirakan di muka (atau dimaksudkan). Kebalikan dari ex-ante adalah ex-post (yang sebenarnya) (atau ex post).
Ada juga yang mengartikan ex ante:
- Didasarkan pada asumsi / prediks
- Harapan atau ekspektasi
contoh:
Dalam dunia keuangan, ex-ante return adalah pengembalian yang diharapkan dari portofolio investasi.
Dalam industri perekrutan, ex-ante sering digunakan untuk menyusun kebutuhan sumber daya pada proyek-proyek masa depan yang besar.

Horizon, dalam translate langsung diartikan sebagai cakrawalah, dalam KBBI diratikan sebagai  langit bagian bawah yg berbatasan dng permukaan bumi atau laut; kaki langit; cakrawala. Namun kurang sesuai bila pada suatu kalimat dalam suatu jurnal, dapat diartikan sebagai 'kedepan" atau batas ke depan, misal dalam kalimat: twelve month forecast horizon = perkiraan 12 bulan ke depan.  

Non-trivial, kata trivial sendiri transalate kamus diartkan sepeleh, jadi arti kata non-trivial adalah tidak sepeleh. Tetapi tergantung kalimatnya bisa juga sehingga bisa diartikan tidak remeh, tidak gampang, tidka murah, dsb.


Perk,istilah ini sering digunakan dalam jurnal keuangan. Perk diartikan sebagai biaya keagenan, ada juga yang mengartikannya sebagai biaya siluman. Pro-kontra tentang biaya ini, sering menjadi topik penelitian, disatu sisi ada berpendapatan bahwa perk diperlukan untuk memperlancar tugas atau mencapaian tujuan, misalkan untuk enteraint, lobby, dan semacamnya. Sisi lain, melihat perk merupakan biaya siluman yang dimanfaatkan manjmen untuk menisihkan dan perusahaan untuk kperluan pribadi, sehingga beberapa penelitian menganalisa perk sebagai inikator perusahaan yang mulai mengalami kesulitan.

Spillover  kata inii biasanya satu rangkaian dnegan Spillover Effect, Risk Spillovers, modeling spillovers. Dalam kamus bahasa inggris diartikan sebagai memuntahkan. Dalam suatu jurnal dapat diartikan sebagai efek samping atau bisa juga diartikan sebagai  melebarnya suatu hubungan anatar variabel. Jadi sebagai efek sampingan, resiko sampingan atau pelebaran model.

Trade-off, serinagn diartikan dalam bahasa Indonesai sebagai kata Tarik-ulur, Menurut Wikipedia diartikan sebagai "merujuk pada usaha untuk meningkatkan kualitas atau aspek sesuatu dengan mengurangi kualitas atau aspek dari sesuatu yang lain".
Ada juga yang mengartikan trade-off sebagai pilihan yang dikorbankan, atas keputusan untuk pilihan lainnya.
Trade-off, mirip dengan oppurtunity cost, kendati sedikit berbeda. Oppurtunity cost adalah kehilangan kesempatan,  atas keputusan untuk pilihan lainnya.
Contoh trade-off Kecepatan dan keselamatan:
Bila ingin cepat, maka akan mengurangi aspek keselamatan.
Bila ingin keselamatan, makaharus mengurangi kecepatan
Contoh Oppurtunity cost, Deposito dan Investasi:
Bila ingin bunga Deposito, maka akan kehilangan peluang mendapat hasil investasi 
Bila ingin mendapat hasil investasi, maka akan kehilangan menadapatkan bunga deposito




Senin, 22 Desember 2014

Pedoman Penulisan Review Jurnal (critical review)

PENULISAN REVIEW JURNAL

kata kunci: petunjuk, pedoman, sistematika, kerangka, penulisan, review jurnal, critical review, ulasan sebuah jurnal,



Sebelumnya mungkin perlu pemahaman akan perbedaan maksud & tujuan review jurnal, sehingga dapat dibedakan menjadi 3:
1. Sebuah jurnal yang merupakan critical review
2. Sebuah Jurnal (tehsis/Disertasi) yang merupakan pengembangan dari penemuan research gap
3. Sebuah tugas/paper (biasanya: program S2 dan S3) untuk me-review sebuah jurnal. 

Jurnal Sebuah Critiacal Review
Untuk sebuah jurnal yang merupakan critical review, format (sistematika) penulisannya hampir sama dengan dengan format (sistematika) penulisan jurnal pada umumnya, namun 
Format biasanya sebgaai berikut:
I. Abstract
II. Pendahuluan (Introduction)
III. .Methodology
1. Systematic literature searches
2. Overview of the reviewed literature
IV. Assessment of the evidence base of the literature
1. Pembasahan topik 1.  hubungan antar variabel terkait
2. Pembasahan topik 2.  hubungan antar variabel terkait
IV.Conclusion
Jadi sebuah jurnal "critical review" tidak hanya membhas suatu jurnal yang dipublikasikan tetap baiknya beberapa jurnal, semacam mencari research gap.

Jurnal Dari Review Jurnal-Jurnal 
Review jurnal untuk tujuan pembuatan karya ilmiah pada umumnya adalah mencari research gap.
Pengembangan research gap menjadi sebuah karya ilmiah untuk syarat memperoeh gelar akademisi baik Master maupun Doktoral, pada prinsifnya hampir sama, namun untuk program doktoral tidak diperbolehkan sebagai reflikasi, sementara untuk level master masih dapat diperkenan. Sehingga penembangan research gap yang diperoleh dari review jurnal (study empiris sebelumnya) terbagi menadi dua:
1. Untuk Persyaratan Program Master (thesis), maka reserach gap tersebut dapat dlakukan penelitian yang sama di tempat berbeda. Sehingga research gap bisa dibanguna atas hasil temuan empiris dengan kondisi tempat yang berbeda
2. Untuk Persyaratan Program Doktoral, maka research anatar temuan empiris maupun terhadap teori tidak bisa hanya dilakukan ditempat yang berbeda, namun perlu penambahan variabel yang diduga penyebab terjadi gap tersebut dan harus juga dengan dukungan teori yang ada (bisa antar disiplin ilmu (sosislogi, psikologi, dll)  

Paper Tugas Review Jurnal
Untuk tugas membuat sebuah review jurnal baik untuk 1 jurnal atau beberapa juranl (topik berbeda tetapi dalam satu konsentrasi penulisan yang sama), sebenarnya tidak ada format yang umum digunakan (biasanya dosen yang menentukan), namun bila dosen ybs tidak menentukan format (sistematika), maka dapat digunakan format sebagai berikut:
I.    Judul tugas "Review Jurnal . . .. .  mata kuliah konsentrasi . . . .".
II.    Kata Pengantar (opsional)
III.    Daftar Isi: bial lebih dari 1 jurnal, maka butir VI merupakan sub judul pada daftar isi
IV.    Pendahuluan
Pendahuluan memuat latar belakang pemilihan jurnal serta relevansinya dengan topik yang Anda minati.
V.     Identifikasi jurnal:  judul, penulis, institusi, tahun penerbitan, penerbit (nama jurnal)
VI.  Ringkasan Jurnal
1. pendahuluan
2. kajian teori
3. Model
4. Hasil Temuan
5. Penutup (kesimpulan, implikais manajerial, keterbatasan, penelitian berikutnya, dll)
VII.    Pembahasan(disisnilah intinya: Kritikan dan penghargaan)
VIII.    Kesimpulan dan saran

Untuk mempermudah melakukan review sebaiknya membuat check list, misalkan sbb:
1. Topik (utk beri penghargaan): Apakah menarik, jarang diteliti, sedang menjadi concern penelitian saat ini atau sedang menjadi topik diskusi yang hangat
2. Judul: apakah cukup spesifik, dan menunjukkan maksud dan tujuan penelitian (untuk menegtahuinya coba tambahakan kata pertanyaan: apakah dan bagaimana,)
3. Abstrak: harus singkat, memuat: tujuan, proses, dan hasil
4. Pendahuluan atau latar belakang: harus sinkron dengan kesimpulan, naras dapat menggambrakan tentang research question atau permsalahan,walaupun sebenaranya research question tida harus secara jelas dinyatakan.

5. Periksa Gambar, tabel, dan lampiran (Angka, keterangan, hasil, dsb)
6. Isi: Apakah pernyataan dan alasan dan opini didukung dengan referensi temuan empiris, terutama dalam latar belekang perumusahan research question dan hipotesis? singkroniasi referensi dengan perumusahan research question dan hipotesis, terkadang penulis kesulitan mencari refersni pendukung, sehinggga tidak sinkron
7. Apakah semua referensi sudah dimasukkan dalam datar pustaka
8. Penulisan sumber referensi apaa sudah benar: nama pengarang, peneliti, tahun, dll
9. Apakah jurnal ada kebaruan (novelty) atau originalitas secara jelas? atau tersirat?
10.  Bagaimana metology? (model, alat analisa, variabel, dsb)
dsb.

Setelah semua aspek dicari dan dikomentari, maka pisahkan komen kita tersebut dalam dua katagori: Pernghargaan atau kritikan.
Komen akan lebih berbobot bila disertai dengan referensi yangmenjadi alasan kenapa kita meberi komentar demikian, terutama pada kritikan.

Ada juga yang menggunakan pedoman (dikutip materi kuliah UI) tergantung tujuan dosen yang memberi tugas:
Research Article
Apayang ingindan telahdilakukan oleh penulis?
Mengapa penelitian ini penting
Kapan dan dimana penelitian dilakukan
Informasi tentang data yang digunakan
Metode yang digunakan
Bagaimana pengukuran yang dilakukan
Apa hasil penelitian
Apa kesimpulan penulis
Bagaimana pendapat kita terhadap hasil temuan
Apakahadagap yang akan dan bisakitaisi?
Apakah hasil temuan bisa diaplikasikan pada penelitian kita

Sharing . . . . dalam melakukan review sebuah jurnal . . . silakan.

Senin, 17 November 2014

 SCOPUS DAN JURNAL ILMIAH INTERNASIONAL


Scopus merupakan database bibliografi yang berisi abstrak dan kutipan untuk artikel jurnal akademis secara global yang mencakup hampir 21.000 judul dari lebih dari 5.000 penerbit, dimana 20.000 adalah peer-review jurnal dalam ilmu ilmiah, teknis, medis, dan sosial (termasuk seni dan humaniora). 

Di Scopus juga dapat melihat profil penulis yang meliputi afiliasi, jumlah publikasi dan data bibliografi mereka, referensi, dan rincian tentang jumlah kutipan setiap dokumen yang diterbitkan telah menerima.  

Scopus dimiliki oleh Elsevier, suatu jurnal Internasional yang sangat populer dan memiliki gengsi yang sangat tinggi, sehingga sangat diminatai para akademisi untuk menerbitkan jurnalnya.

Scopus memiliki indeks jurnal-jurnal internasional diseluruh dunia yang memenuhi kriteria standar dan mutu suatu jurnal internasional, sehingga indeks Scopus yang berisi daftar jurnal-jurnal tersebut menjadi referensi atas kualitas dan persyaratan bagi dunia akademisi dalam menerbtkan jurnal.
Tidak mudah memang suatu jurnal lokal dapat teindeks Sopus, namun suatu jurnal yang berhasil terindkes Scopus sangat bermnafaat bagi institusi ybs. diantaranya dapat penambah bobot dalam akreditasi nasional, popularitas, dan juga komersil, sebab membuat dan pnerbitkan merupkan suatu kewajiban dalam dunia akademisi sehingga pembuat jurnal tidak mendapat reward tetapi sebaliknya harus membayar agar jurnal tersebut dipublikasikan.    
      

Setiap pihak dapat saja mendaftarkan jurnal ilmiah pada scopus dengan cara sebagai berikut:
  1. Visist http://suggestor.step.scopus.com/suggestTitle.cfm
  2. Isi formulir Scopus Title Suggestion (Lampiran X)
  3. Submit
  4. Setelah menunggu proses, maka pihak Scopus akan menghubungi via email untuk meminta pengiriman 3 (tiga) contoh juranal terbaiknya, dalam bahasa Inggris . 
Aapabila berhasil (contoh jurnal memnuhi standard dan persyartan lainnya), maka pihak Sucopus akan mengirim email pemberitahuan bahwa: jurnal tersebut telah masuk ke dalam Scopus Title List dan diperbolehkan untuk mencantumkan logo Scopus di web jurnal yang bersangkutan

Please read carefully before completing this form

  • Please check the Scopus title list to determine whether the title you wish to suggest is already in Scopus. Please be aware that active Medline-sourced titles (see column M in the title list) may also be suggested for full Scopus coverage.
  • New titles are reviewed on a continuous basis by the independent Scopus Content Selection & Advisory Board (CSAB).
  • We strive to evaluate new title suggestions as quickly as possible, however, please allow for several months up to one year for the review process to be completed.
  • The CSAB uses sample documents of published content to evaluate the quality of a title. We recommend that a title has published for at least two years before it is suggested for inclusion in Scopus and we may reject a title suggestion for review if the publication history is too short to review the title. 
  • You will be asked to provide sample PDFs as a final step in the title suggestion process. It is not possible to complete the title suggestion process without uploading PDFs.
  • Be aware that the evaluation of a title is not influenced by the number of times it is suggested. Multiple submissions of the same title will only delay the review process.
  • Review of your title suggestion does not guarantee selection of the title.
  • Titles lacking a dedicated website with information relevant for review will not be considered for evaluation.
If you have any questions about the evaluation process, you can contact us at titlesuggestion@scopus.com.


Karena Elsevier adalah pemilik Scopus dan juga merupakan salah satu penerbit internasional utama jurnal ilmiah, sebuah Scopus Seleksi Konten independen dan internasional dan Dewan Penasehat didirikan untuk mencegah potensi konflik kepentingan dalam pemilihan jurnal untuk dimasukkan dalam database dan untuk mempertahankan kebijakan cakupan konten terbuka dan transparan, tanpa penerbit. [3] dewan ini terdiri dari ilmuwan dan pustakawan subjek.

Sebuah studi tahun 2008 dibandingkan PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar dan menyimpulkan:

     "PubMed dan Google Scholar diakses secara gratis [...] Scopus menawarkan sekitar 20% lebih dari cakupan Web of Science, sedangkan Google Scholar menawarkan hasil akurasi konsisten. PubMed tetap merupakan alat yang optimal dalam penelitian biomedis elektronik. Scopus mencakup jurnal yang lebih luas berkisar [...] tetapi saat ini terbatas pada artikel terbaru (diterbitkan setelah 1995) dibandingkan dengan Web of Science. Google Scholar, seperti untuk Web secara umum, dapat membantu dalam pengambilan bahkan informasi yang paling jelas namun penggunaannya adalah dirusak oleh tidak memadai, kurang sering diperbarui, informasi kutipan. "[4]

Mengevaluasi kemudahan penggunaan dan cakupan Scopus dan Web of Science (WOS), sebuah studi tahun 2006 menyimpulkan bahwa "Scopus mudah dinavigasi, bahkan untuk pengguna pemula. [...] Kemampuan untuk mencari baik maju dan mundur dari kutipan tertentu akan sangat membantu untuk peneliti. aspek multidisiplin memungkinkan peneliti untuk dengan mudah mencari di luar disiplin nya "dan" satu keuntungan dari WOS atas Scopus adalah kedalaman cakupan, dengan database penuh WOS akan kembali ke tahun 1945 dan Scopus akan kembali ke 1966. Namun, Scopus dan WOS saling melengkapi sebagai sumber daya tidak semua inklusif. [...] ". [5]



Penelaahan sejawat atau penilaian sejawat (bahasa Inggris: peer review) adalah suatu proses pemeriksaan atau penelitian suatu karya atau ide pengarang ilmiah oleh pakar lain di bidang tersebut. Orang yang melakukan penelaahan ini disebut penelaah sejawat atau mitra bestari (peer reviewer). Proses ini dilakukan terutama oleh editor atau penyunting untuk memilih dan menyaring manuskrip yang dikirim, dan juga oleh badan pemberi dana, untuk memutuskan pemberian dana bantuan. Penilaian sejawat bertujuan untuk membuat pengarang memenuhi standar disiplin ilmu mereka, dan standar keilmuan pada umumnya. Publikasi dan penghargaan yang tidak melalui penilaian sejawat kemungkinan akan dicurigai oleh akademisi dan profesional pada berbagai bidang. Bahkan jurnal ilmiah kadang ditemukan mengandung kesalahan, fraud (penipuan), dan berbagai jenis cacat lainnya yang dapat mengurangi reputasi mereka sebagai penerbit ilmiah yang tepercaya.